Cagar Budaya & Sejarah

Situs Perahu Kuno

Menyusuri bukti sejarah kemaritiman nusantara dari penemuan arkeologi perahu abad ke-7 Masehi.

Tentang Situs Perahu Kuno Punjulharjo

Situs Perahu Kuno Punjulharjo merupakan sebuah cagar budaya nasional bernilai sejarah tinggi yang terletak di Desa Punjulharjo, Rembang. Situs arkeologi ini pertama kali ditemukan oleh warga setempat secara tidak sengaja pada bulan Juli tahun 2008 saat tengah menggali tanah untuk pembuatan tambak garam.

Setelah diteliti oleh tim ahli purbakala and arkeologi nasional maupun internasional, perahu kayu kuno utuh ini diprediksi berasal dari **abad ke-7 Masehi** (sekitar tahun 660-780 M). Temuan ini sangat menggemparkan dunia arkeologi karena perahu kuno ini dinobatkan sebagai perahu kayu tertua di nusantara yang ditemukan dalam kondisi bentuk struktur fisik kayu yang masih sangat utuh dan relatif lengkap.

Secara konstruksi, perahu ini dibuat menggunakan teknik papan ikat kuping pengikat (*sewed plank and lash-lug technology*) yang merupakan ciri khas teknologi pembuatan kapal kuno khas bangsa Nusantara (Asia Tenggara) pada masa itu, sebelum kedatangan pengaruh bangsa barat. Penemuan ini menjadi bukti nyata yang tidak terbantahkan bahwa nenek moyang bangsa Indonesia telah memiliki kecakapan navigasi laut dan kemampuan kemaritiman niaga yang sangat maju sejak berabad-abad lalu.